Stasiun Kota Malang, atau dikenal juga sebagai Stasiun Malang Kotabaru, merupakan stasiun kereta api utama di Kota Malang, Jawa Timur. Stasiun ini pertama kali dibuka pada 20 Juli 1879, bertepatan dengan pembangunan jalur kereta api Surabaya–Malang–Pasuruan oleh Staatsspoorwegen, perusahaan kereta api pemerintah Hindia Belanda. Tujuan utama pembangunan jalur ini adalah untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan dari pedalaman Jawa Timur ke pelabuhan-pelabuhan utama.
Seiring dengan meningkatnya jumlah penumpang, bangunan asli stasiun yang berada di sisi timur dianggap tidak lagi memadai. Pada tahun 1941, Staatsspoorwegen membangun gedung baru di sisi barat stasiun dengan desain arsitektur Art Deco karya W.J. van der Eb. Bangunan ini menjadi ikon arsitektur kolonial di Malang dan masih berdiri kokoh hingga kini. Menariknya, stasiun ini juga dilengkapi dengan terowongan pejalan kaki yang awalnya dirancang sebagai bunker perlindungan dari serangan udara selama masa perang.
Untuk mengakomodasi pertumbuhan jumlah penumpang yang terus meningkat, pada tahun 2019 dilakukan revitalisasi besar-besaran terhadap kompleks Stasiun Kota Malang. Gedung baru di sisi timur mulai dibangun dan resmi dibuka pada 10 Mei 2021. Gedung ini dirancang dengan kapasitas hingga 2.500 penumpang dan atap bergelombang yang terinspirasi dari Gunung Putri Tidur, memberikan nuansa modern sekaligus mempertahankan identitas lokal. Kini, gedung baru melayani kereta jarak jauh, sementara gedung lama di sisi barat digunakan untuk layanan kereta lokal, menjadikan Stasiun Kota Malang sebagai perpaduan harmonis antara warisan sejarah dan kemajuan infrastruktur transportasi.
0 Komentar